Pemkab Sinjai Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penguatan Pangan

0

SINJAI,- Bupati Sinjai yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Andi Ilham Abubakar, M.H., menghadiri Pembukaan FEKDI dan IFSE yang dirangkaikan dengan Rakornas Pengendalian Inflasi P2DD 2026 bertema "Penguatan Ketahanan Pangan dan Perluasan Digitalisasi Keuangan Daerah untuk Stabilitas Harga dan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi". 

Asisten A. Ilham mengikuti kegiatan tersebut melalui zoom meeting di ruang kerjanya pada Kamis (24/9/2026), diikuti oleh jajaran TPID, Satgas P2DD, perangkat daerah terkait, serta instansi vertikal dan mitra strategis seluruh Indonesia.

Festival FEKDI dan IFSE 2026 diselenggarakan atas kerja sama Bank Indonesia (BI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, dengan mengusung tema "Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional". 

Melalui tema tersebut diharapkan mampu mempererat kolaborasi lintas otoritas, memacu pertumbuhan teknologi keuangan dan sistem pembayaran digital nasional, serta mencetak SDM atau talenta digital nasional yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global. Acara kolaborasi tersebut berlangsung pada 24–26 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Adapun Rakornas pengendalian inflasi dalam kegiatan ini membahas langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga, terutama komoditas pangan pokok. Fokus utama rakor tahun ini adalah sinergi antara penguatan ketahanan pangan dan digitalisasi keuangan daerah sebagai instrumen pengendalian inflasi dan pendorong pertumbuhan ekonomi. 

Usai mengikuti rakor, A. Ilham mengatakan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, stabilitas harga tidak hanya bergantung pada intervensi pasar, tetapi juga pada ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan tata kelola keuangan daerah yang transparan serta efisien. 

"Penguatan ketahanan pangan bukan sekadar program, tetapi strategi utama untuk menjaga daya beli masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Jika pasokan pangan aman dan harga stabil, ekonomi daerah akan lebih resilien," ujar Ilham.

Beberapa langkah konkret yang dibahas dalam rakor tersebut di antaranya penguatan cadangan pangan daerah dan kerja sama antar daerah untuk menjaga pasokan, operasi pasar murah, dan gerakan pangan murah secara berkala. 

A. Ilham menambahkan, melalui rakor ini Pemkab Sinjai optimistis bahwa stabilitas harga dapat terjaga, daya beli masyarakat meningkat, dan pertumbuhan ekonomi daerah semakin akseleratif hingga akhir 2026.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)