MAKASSAR,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai kembali meraih prestasi membanggakan melalui pencapaian Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) pada ajang Collaborative and High Impact Payment System Appreciation (CHAPTER) 2025. Dalam kegiatan yang digelar oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Selasa (02/12/2025), Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, hadir secara langsung mewakili Bupati Sinjai untuk menerima tiga penghargaan sekaligus.
Kehadiran Sekda dalam agenda tersebut menjadi simbol kuat komitmen Pemkab Sinjai dalam mengawal percepatan digitalisasi daerah. CHAPTER 2025 sendiri merupakan ajang apresiasi tahunan Bank Indonesia yang menilai kontribusi pemda, instansi, dan pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Sulawesi Selatan.
Pada tahun ini, Sinjai tampil menonjol dengan meraih tiga penghargaan, yaitu Penghargaan Mitra Partisipatif, Peringkat 3 Mini Championship P2DD, dan Peringkat 3 Kategori Layanan Publik Digital. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap konsistensi Sinjai dalam mendorong digitalisasi melalui berbagai program, termasuk keberhasilan pelaksanaan SIPAKATAU QRIS Competition 2025 oleh Bapenda Sinjai.
Sekda Andi Jefrianto Asapa menyebut bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi seluruh unsur pemerintah daerah dan dukungan masyarakat. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut menjadi motivasi sekaligus penguatan arah kebijakan Pemkab Sinjai terhadap transformasi digital.
“Prestasi ini adalah buah kerja kolektif semua pihak yang terlibat. Pemerintah daerah akan terus memperkuat literasi digital, memperluas transaksi non-tunai, dan menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan publik,” ujarnya.
Sekda juga menekankan bahwa Sinjai menargetkan diri menjadi salah satu daerah terdepan dalam digitalisasi pemerintahan di Sulawesi Selatan. Ia menilai bahwa keberhasilan ini harus menjadi pijakan untuk memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah melalui TP2DD, sekaligus memastikan digitalisasi memberi dampak nyata terhadap efektivitas layanan dan peningkatan pendapatan daerah.