SINJAI,- Turnamen Sepak Bola Samaenre Cup I resmi ditutup oleh Bupati Sinjai yang diwakili Staf Ahli Bupati H. Sofwan, S.Sos., M.Si., Kamis (3/9/2026) sore di Lapangan Lappadata, Kecamatan Sinjai Tengah. Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini telah berlangsung sejak 19 Agustus 2026 dan diikuti oleh 12 tim sepak bola dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sinjai.
Penutupan turnamen ditandai dengan laga akhir antara Pammase FC melawan Gelora FC dengan skor akhir 3–0 yang disaksikan langsung oleh Staf Ahli Bupati H. Sofwan, Ketua KNPI yang juga Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Ikramullah, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Sinjai, Wahid, serta jajaran Forkopimcam Sinjai Tengah dan panitia pelaksana yang diketuai oleh Baso Bintang.
Menyampaikan sambutan Bupati, H. Sofwan merasa bangga melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi sepanjang penyelenggaraan turnamen. Hal itu membuktikan bahwa sepak bola benar-benar menjadi olahraga yang menyatukan semua elemen masyarakat.
"Saya ingin mengingatkan kembali pesan yang saya sampaikan pada pembukaan lalu, bahwa turnamen ini bukan semata-mata ajang untuk mencari juara. Yang lebih penting adalah bagaimana kita semua, para pemain, ofisial, panitia, dan masyarakat, dapat berkumpul, bersilaturahmi, dan membangun kebersamaan. Kemenangan itu penting, tetapi akhlak dan sportivitas jauh lebih utama. Menang boleh, tetapi jangan sampai kita kehilangan tali persaudaraan," katanya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sinjai, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, berkomitmen penuh untuk terus mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola.
Ke depan, lanjut Sofwan, pemerintah akan terus berupaya meningkatkan pembinaan atlet muda sejak usia dini, karena Sinjai Tengah sendiri dikenal sebagai salah satu daerah yang melahirkan pemain-pemain muda berbakat yang telah menembus kompetisi sepak bola nasional. Selain itu, ke depan sarana dan prasarana olahraga secara bertahap diupayakan untuk diperbaharui agar menjadi lebih memadai dan berstandar lebih baik.
"Untuk itu, saya berharap, melalui turnamen seperti Samaenre Cup ini, kita dapat terus mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, berprestasi, dan berkarakter. Olahraga, khususnya sepak bola, bukan hanya menyehatkan jasmani, tetapi juga menjadi benteng dari dampak negatif globalisasi dan sarana membangun karakter generasi muda," jelas Sofwan.