Sekda Sinjai Buka Asistensi Efektivitas Pengendalian Korupsi dan Sosialisasi Survei PARIKHSANA Tahun 2026

0

SINJAI, - Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, membuka kegiatan Asistensi Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) dan Sosialisasi Survei PARIKHSANA pada Pemerintah Kabupaten Sinjai Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sinjai bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memperkuat sistem pencegahan korupsi sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Sekda Andi Jefrianto Asapa menyampaikan apresiasi kepada jajaran BPKP yang telah hadir memberikan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Sinjai.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sinjai, saya menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada jajaran BPKP yang telah berkenan hadir dan memberikan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam rangka memperkuat efektivitas pengendalian korupsi serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pencegahan dan pengendalian korupsi merupakan tanggung jawab bersama yang tidak hanya dilakukan melalui pengawasan dan penindakan, tetapi juga harus dimulai dengan membangun sistem pemerintahan yang mampu mencegah terjadinya praktik korupsi sejak dini.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sinjai berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, efektif, dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sistem pengendalian intern serta peningkatan kesadaran seluruh aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Karena itu, kegiatan Asistensi Efektivitas Pengendalian Korupsi yang dilaksanakan bersama BPKP pada hari ini memiliki arti yang sangat penting. Melalui asistensi ini, kita dapat memperoleh gambaran mengenai sejauh mana pengendalian korupsi telah berjalan secara efektif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sinjai, sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperkuat dan diperbaiki," jelasnya.

Sekda berharap kegiatan tersebut tidak hanya dipandang sebagai bagian dari proses evaluasi atau pemenuhan administrasi semata, tetapi mampu menjadi bahan perbaikan nyata dalam membangun sistem pencegahan korupsi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Ia juga berharap hasil asistensi dapat memberikan manfaat yang nyata dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sinjai, sehingga tercipta pemerintahan yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)