‎Sekda Sinjai Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Pastikan Kelayakan Fasilitas Sebelum Siswa Masuk 31 Juli

0

SINJAI, - ‎Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, melakukan kunjungan kerja kedua ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sinjai di Tanassang, Kecamatan Sinjai Utara, pada Senin (27/7/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan fasilitas dan infrastruktur pendukung menyusul rencana pembukaan sekolah dan dimulainya proses belajar mengajar pada 31 Juli mendatang. Sekda didampingi oleh Kepala Dinas PU, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, DLHK, Plt. Kadis Sosial, Kepala Bappeda, Camat Sinjai Utara, dan sejumlah instansi terkait.
‎Sekda Andi Jefrianto menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi pada kunjungan pertama yang menyatakan bangunan sekolah belum layak digunakan karena masih terdapat sejumlah kekurangan. 
‎“Sekarang kami turun lagi yang kedua untuk melihat persiapan pembukaan Sekolah Rakyat tanggal 31 Juli untuk memulai proses belajar mengajar. Ada beberapa catatan yang insya Allah dalam waktu dekat akan dilengkapi oleh pihak pelaksana Nindya Karya, dibantu dengan pengawasan dari kepala sekolah dan instansi terkait Pemda Sinjai,” ujarnya.
‎Beberapa hal yang harus segera dibenahi antara lain kamar mandi yang belum menunjukkan progres, ventilasi ruang asrama putri yang perlu ditutup dengan loster agar privasi terjaga, serta pagar pembatas untuk mencegah siswa menyeberang ke lokasi pembangunan yang masih berlangsung. “Insya Allah ini akan kami pantau dari hari ke hari sebelum tanggal 31, kami akan tinjau kembali kelayakannya. Jika rekomendasi dilaksanakan semua, siswa-siswi Sekolah Rakyat baru boleh masuk,” tegas Sekda.
‎Sekda menjelaskan bahwa untuk tahap awal, pembelajaran hanya akan menggunakan tiga gedung asrama, satu gedung sekolah, dan satu ruang makan, sementara bangunan lainnya belum digunakan karena masih dalam proses penyelesaian. 
‎“Tiga gedung asrama kita pakai, satu gedung sekolah, satu ruang makan. Itu di situ saja kita pakai, yang lain-lainnya belum terpakai. Untuk asrama, putri antara SD, SMP, SMA kita gabung dulu, belum dipisahkan karena belum rampung semua bangunannya,” tambahnya. Sekda berharap seluruh kekurangan dapat segera diatasi agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan aman dan nyaman bagi para siswa.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)