SINJAI,- Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menerima audiensi Tim Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kamis (23/07/2026). Pertemuan tersebut membahas inventarisasi barang serta penyelesaian administrasi hibah aset untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat di Kabupaten Sinjai.
Dalam keterangannya, Andi Jefrianto Asapa menjelaskan bahwa audiensi bersama Tim Kemensos dari Biro Umum membahas inventarisasi barang yang saat ini digunakan oleh Sekolah Rakyat Rintisan yang berlokasi di SMP Negeri 19 Sinjai. Barang-barang tersebut merupakan pengadaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang untuk sementara masih dititipkan di SMP Negeri 19 sambil menunggu proses pengalihan aset dari Kementerian PUPR kepada Kementerian Sosial.
"Setelah proses pengalihan selesai, Kemensos nantinya akan menghibahkan barang-barang tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Sinjai. Beberapa barang yang masih dalam proses antara lain lemari, tempat tidur, dan meja belajar," jelasnya.
Selain membahas inventarisasi barang, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) terkait penyerahan aset lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Tanassang. Pemerintah Kabupaten Sinjai juga telah menyerahkan sertifikat lahan kepada Kemensos sebagai bagian dari proses administrasi hibah.
Andi Jefrianto Asapa mengungkapkan rasa syukur karena Kabupaten Sinjai menjadi daerah pertama di Sulawesi Selatan yang berhasil menyelesaikan seluruh proses administrasi pengalihan hibah lahan dari pemerintah daerah kepada Kementerian Sosial.
"Alhamdulillah, Sinjai menjadi yang pertama di Sulawesi Selatan yang menyelesaikan seluruh administrasi terkait hibah lahan untuk Sekolah Rakyat. Ini merupakan progres yang sangat baik dalam mendukung percepatan program nasional," ujarnya.
Ia berharap program Sekolah Rakyat dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2.
"Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan agar mereka memperoleh akses pendidikan yang layak. Saat ini program tersebut telah berjalan dengan baik dan telah menampung lebih dari 305 siswa mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA," tutupnya.