BONE,- Wakil Bupati Sinjai, A Mahyanto Mazda, SH. MH menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang bertemakan penyusunan neraca pangan.
Kegiatan yang berlangsung di gedung PKK Kabupaten Bone, Kamis (2/7/2026) ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi antar daerah dalam menjaga stabilitas inflasi dan ketahanan pangan. High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building di buka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, HM Jufri Rahman via daring.
Kegiatan HLM zona II yang difasilitasi oleh Bank Indonesia (BI) perwakilan Sulawesi Selatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bone, H Akmal Pasluddin, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Firman Hidayat dan yang mewakili Pemerintah Kabupaten Wajo dan Soppeng serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Tim TPID Sinjai juga hadir mendampingi masing - masing Plt. Kadis Perindag, Drs A Ilham Abubakar, MH, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Nurhayati, Kepala BPS Syamsuddin, SP, Kadis Pertanian TPH, H Kamaruddin, Plt Kadis Ketahanan Pangan, A Himawan.
Wakil Bupati, A Mahyanto Mazda usai mengikuti kegiatan menyampaikan bahwa neraca pangan merupakan instrumen penting yang harus dimiliki setiap daerah sebagai landasan berpikir sekaligus dasar pengambilan keputusan dalam pengendalian inflasi.
"Pengendalian inflasi sebenarnya tidak cukup hanya melalui pengawasan harga di pasar, tetapi pemerintah juga harus memastikan distribusi dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga bagi masyarakat. Oleh karena itu, gerakan pangan murah, operasi pasar, hingga pengawasan distribusi oleh pemerintah kabupaten Sinjai sampai saat ini terus lakukan secara berkelanjutan," ujar Wabup A Mahyanto.
Di kesempatan itu, Wabup A Mahyanto juga memaparkan sejumlah program strategis yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sinjai tahun 2026 khususnya di sektor pertanian diantaranya memperkuat produksi cadangan pangan, peningkatan produksi pangan dan holtikultura, penguatan kelembagaan serta pengendalian ekspektasi inflasi.
Kegiatan High Level Meeting dan Capacity Building ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kapasitas TPID dalam menghadapi tantangan pengendalian inflasi di daerah, serta mendorong penyusunan neraca pangan yang presisi agar kebijakan pengendalian inflasi dapat berbasis bukti.
Di akhir pemaparan kegiatan di lanjutkan dengan penandatanganan kerjasama pengendalian inflasi antar daerah zona II.