Makassar,- Bupati yang di wakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, A Jefrianto Asapa, secara resmi membuka Workshop Penyusunan Laporan Kinerja Badan Layanan Umum (BLU) Bidang Kesehatan tingkat Kabupaten Sinjai. Kegiatan yang berlangsung, Rabu (18/5/2026) bertempat di Vasaka Hotel, Jalan A Pettarani Makassar ini diikuti oleh Direktur RSUD, para kepala puskesmas, serta pengelola keuangan dan pelaporan dari seluruh unit BLU Se - Kabupaten Sinjai.
Dalam sambutannya, Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD merupakan sistem yang di terapkan oleh unit pelaksana teknis dinas atau badan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penerapan BLUD ini sebut Jefrianto bertujuan untuk memungkinkan unit pelayanan publik memberikan layanan secara efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggungjawab namun tetap memperhatikan asas keadilan, kepatuhan dan manfaat sejalan dengan praktik bisnis yang sehat.
"Penerapan BLUD merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk mewujudkan kemandirian, profesional untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik khususnya di bidang kesehatan di Kabupaten Sinjai," papar Sekda, A Jefrianto Asapa.
Menurutnya, sebagai bagian dari pengelolaan keuangan daerah, BLUD memiliki keleluasaan dalam menata organisasi dan SDM. BLUD sambung A Jefrianto juga dapat mengangkat pejabat pengelola dan pegawai non ASN sesuai kebutuhan dan profesionalitas berdasarkan kemampuan keuangan dan prinsip efesiensi ekonomis serta produktivitas.
Untuk itu, tambah Jefrianto keleluasaan pengelolaan keuangan yang di miliki BLUD harus di barengi dengan tata kelola yang baik dan terukur serta pertangungjawaban kinerja yang jelas dan akuntabel.
"Oleh karana itu, saya berharap melalui kegiatan ini para peserta di harapkan jangan hanya sekedar menjalankan kewajiban administrasi tetapi mampu menjadi bagian penting dalam mengukur sejauh mana pelayanan kesehatan yang di berikan benar - benar berdampak kepada masyarakat. Laporan kinerja yang baik harus mampu menggambarkan capaian program, efektifitas penggunaan anggaran, kualitas layanan serta inovasi yang dilakukan oleh masing - masing faskes ke depannya," tandas Jefrianto.
Workshop ini akan berlangsung selama 2 (dua) hari di hadiri lebih dari 100 peserta dan berakhir Kamis, 19 Mei 2026. Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya perwakilan BPKP Sulsel, Asisten Ekonomi Pembangunan Setda termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai.