Asisten Pemkesra Buka PKL GP Ansor Sinjai: Kader Ansor Harus Jadi Pemimpin Berintegritas, Berwawasan, dan Responsif

0

SINJAI,- Mewakili Bupati Sinjai, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Irwansyahrani Yusuf, membuka secara resmi Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sinjai. Kegiatan yang berlangsung di Aula Wisma Sandika pada Jumat (22/5/2026) ini mengusung tema "Membentuk Pemimpin Berintegritas, Berwawasan, dan Responsif".
‎Dalam sambutannya, Andi Irwansyahrani Yusuf mengajak seluruh peserta untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik. Ia juga menyampaikan shalawat dan salam kepada Nabi Besar Muhammad SAW sebagai teladan kepemimpinan yang penuh ketulusan, keberanian, dan kebijaksanaan.
‎Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sinjai, Asisten Pemkesra menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pengurus Cabang GP Ansor Sinjai atas terselenggaranya kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan ini. Menurutnya, GP Ansor selama ini telah membuktikan diri sebagai organisasi kepemudaan yang konsisten menjadi benteng ulama sekaligus pengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
‎"GP Ansor adalah organisasi yang memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dan keislaman. Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan semangat kader Ansor dalam terus mengasah kemampuan kepemimpinan," ujarnya.
‎Lebih lanjut, Andi Irwansyahrani menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini. Menurutnya, integritas, wawasan, dan sikap responsif merupakan tiga pilar utama yang wajib dimiliki seorang pemimpin masa depan, khususnya kader Ansor.
‎"Integritas adalah fondasi utama. Kepintaran saja tidak cukup tanpa kejujuran dan nilai moral yang kuat. Kader Ansor harus meneladani sifat amanah dan siddiq agar mampu memperoleh kepercayaan dan penghormatan dari masyarakat. Seorang pemimpin yang tidak jujur akan cepat kehilangan legitimasi di mata rakyat," tegasnya.
‎Selain itu, Andi Irwansyahrani menekankan pentingnya sikap responsif dalam kepemimpinan. Menurutnya, pemimpin masa kini harus hadir di tengah masyarakat dan peka terhadap berbagai persoalan sosial. Ia berharap GP Ansor dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan solusi ketika masyarakat membutuhkan.
‎"Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ilmu yang didapat tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kemajuan organisasi, daerah, dan bangsa. Bangun jaringan, diskusikan ide-ide besar, dan lahirkan program-program konkret yang bermanfaat bagi masyarakat," pesannya.
‎Usai menyampaikan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta PKL secara simbolis kepada perwakilan peserta yang telah ditunjuk. Acara ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pelatihan kepemimpinan yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)