Sekda Sinjai Buka Bimtek Tim Pembina Posyandu, Dorong Penguatan Integrasi Layanan Primer

0

SINJAI,- Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, membuka secara resmi sekaligus menjadi pemateri dalam kegiatan Bimbingan Teknis Tim Pembina Posyandu dalam pengelolaan posyandu bidang kesehatan yang berlangsung di Aula Wisma Sanjaya, Selasa (28/04/2025).

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bimbingan teknis ini sangat penting sebagai upaya meningkatkan kapasitas tim pembina posyandu dalam mendukung pengelolaan layanan kesehatan di masyarakat.

Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan seluruh jajaran pemerintahan dapat berperan aktif dalam memfasilitasi peningkatan cakupan dan jangkauan Integrasi Layanan Primer (ILP). ILP sendiri merupakan strategi transformasi sistem kesehatan yang berfokus pada penguatan layanan kesehatan di tingkat primer.

Lebih lanjut dijelaskan, Posyandu ILP sebagai bagian dari transformasi pelayanan kesehatan primer menitikberatkan pada tiga hal utama, yakni penerapan siklus hidup mulai dari ibu hamil hingga lansia, integrasi layanan kesehatan, serta penguatan pemantauan wilayah melalui digitalisasi dan dashboard situasi kesehatan per desa.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung keberhasilan posyandu. Tim pembina posyandu memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan masyarakat, baik sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, maupun pembina dalam meningkatkan kualitas pelayanan posyandu dari tingkat desa hingga pusat.

Selain itu, tim pembina juga diharapkan mampu menggerakkan sinergitas enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), khususnya di bidang kesehatan melalui penerapan ILP untuk seluruh siklus hidup. Salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana memastikan seluruh sasaran masyarakat hadir dan memanfaatkan layanan posyandu secara optimal.

Di akhir sambutannya, Sekda berharap melalui kegiatan ini seluruh tim pembina posyandu di tingkat kecamatan dan desa dapat memahami perannya secara optimal, menyamakan persepsi terkait implementasi ILP, serta menyusun rencana tindak lanjut di wilayah masing-masing. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan kerja sama dan kepedulian dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)