SINJAI, - Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa memimpin pelaksanaan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan (Faskes) dengan Pemangku Kepentingan Kabupaten Sinjai, yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, pada Kamis (30/4/2026).
Forum ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kolaborasi terkait pemberian layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Fasilitas Kesehatan terutama milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Indira Azis Rumalutur menjelaskan bahwa forum ini merupakan agenda yang biasanya dilaksanakan sekali setahun atau per semester, dimana melalui forum ini dipaparkan terkait isu-isu pelayanan kesehatan di Kabupaten Sinjai.
Melalui kesempatan tersebut, ia pun menegaskan terkait upaya pencegahan fraud atau kecurangan yang biasanya dilakukan untuk mendapatkan keuntungan finansial dalam akses pelayanan kesehatan. Pencegahan fraud pada faskes kesehatan untuk mendukung implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional agar tercapai secara efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Selain itu, disampaikan bahwa dengan adanya dashboard JKN Pemda diharapkan mampu membantu Pemerintah Daerah dalam memahami kondisi sesuai karakter wilayah kerjanya, meningkatkan peran dalam penyusunan kebijakan strategis bidang kesehatan serta membantu akses terhadap data dan informasi dalam penerapan Evidence Based Policy (EBP).
Saat ini BPJS Kesehatan kerjasama dengan 27 Fasilitas Kesehatan (Faskes) di Kabupaten Sinjai, dengan peserta JKN per 1 Januari 2026 mencapai 99,29% dari jumlah penduduk dengan peserta yang aktif 85,99%.
Sekda Andi Jefrianto pun dalam arahannya berharap agar seluruh fasilitas kesehatan baik Rumah Sakit maupun Puskesmas terus memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan yang diberikan.
"Setiap fasilitas kesehatan wajib memastikan standar pelayanan terpenuhi dan kepuasan masyarakat harus menjadi fokus utama," ungkapnya.
Ia pun menambahkan bahwa dengan adanya efesiensi anggaran kita dituntut untuk inovatif dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat agar tetap maksimal.
Turut hadir dalam forum tersebut, Ketua Komisi I DPRD Sinjai, Sutomo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai, Andi Ilham Abubakar, Kadis Sosial, perwakilan Kepala Bappeda, Kepala BKPSDMA, Direktur RSUD, dan Kepala Puskesmas Lappae.