Kejadian Luar Biasa Campak, Sekda Sinjai Pimpin Rakor Pelaksanaan ORI Campak

0

SINJAI, - Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak yang berlangsung di Gedung Command Center Rujab Bupati Sinjai, Rabu (1/4/2026).

Pelaksanaan Ori Campak menjadi langkah strategis yang harus segera dilaksanakan untuk mencegah perluasan penularan dan memutuskan rantai penularan serta melindungi anak-anak dari risiko kesakitan, kecacatan hingga kematian akibat campak.

Saat ini kejadian campak di Kabupaten Sinjai telah mencapai 58 kasus, dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) di Desa Alenangka, Kec. Sinjai Selatan dan Kelurahan Bongki, Kel. Sinjai Utara. Dengan kejadian luar biasa pada 2 wilayah tersebut menjadi peringatan agar cakupan imunisasi harus ditingkatkan dan sistem kewaspaan dini perlu diperkuat.

Sejalan dengan hal tersebut, Andi Jefrianto menyampaikan bahwa kejadian luar biasa ini harus segera ditindaklanjuti dengan memaksimalkan pelaksanaan ori campak untuk mencegah perluasan penularan campak. Ia pun menekankan kepada perangkat daerah terkait untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan ori campak tersebut.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, tetapi membutuhkan dukungan penuh lintas sektor terkait," tekannya.

Lebih lanjut, Andi Jefrianto pun berharap peran aktif para Camat, Kepala Desa dan aparatnya, Tim Penggerak PKK dan semua pihak untuk terus melakukan edukasi dan komunikasi risiko kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman serta pastisipasi masyarakat dalam mendukung pelayanan imunisasi dan mengatasi keraguan masyarakat terhadap imunisasi. Selain itu, ia pun berharap agar pelaksanaan ori campak tersebut harus dievaluasi setiap hari dengan menyampaikan laporan yang berbasis data dengan prinsip satu data satu komando.

Melalui rakor tersebut, dipaparkan bahwa capaian Ori Campak di Kabupaten Sinjai per 31 Maret 2026 dengan jumlah sasaran 9252 orang dengan usia 9-59 bulan, telah dilakukan Imunisasi pada 2509 anak atau telah mencapai 27 %.  Dan Ori Campak ini akan terus dilaksanakan hingga 14 April 2026 dengan menurunkan 45 tim dari 16 Faskes yang ada di Kabupaten Sinjai.

Capaian yang masih minim tersebut disebabkan karena distribusi vaksin yang baru diterima pada Tanggal 16 Maret, dan pelaksanaannya belum maksimal karena pada bulan ramadhan kurangnya ibu yang membawa anaknya untuk imunisasi serta masa libur sekolah untuk sasaran paud serta belum maksimal.

Turut hadir pada rapat koordinasi tersebut, Perwakilan Kepala Kemenag Sinjai, Kadis Kominfo dan Persandian, Kadis Pendidikan, Kadis PMD, Sekretaris DPTPH, Kadis DP3AP2KB, para Camat, para Kepala Puskesmas se Kabupaten Sinjai, dan Ketua Tim PKK Kecamatan.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)