SINJAI,- Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an Kabupaten Sinjai 1447 Hijriah yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kementerian Agama, unsur pemerintah daerah, tokoh agama serta masyarakat yang turut memeriahkan momentum bulan suci Ramadan.
Peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini mengangkat tema “Dengan Al-Qur’an Menjadi Pribadi yang Disiplin.” Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, karena Al-Qur’an bukan sekadar kitab suci yang dibaca dan didengar, tetapi merupakan petunjuk hidup serta rahmat bagi seluruh alam yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Al-Qur’an mengajarkan kedisiplinan dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satu contoh yang paling nyata adalah perintah melaksanakan ibadah shalat tepat pada waktunya sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. An-Nisa ayat 103 yang menegaskan bahwa shalat adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya bagi orang-orang yang beriman.
Menurutnya, disiplin waktu dalam melaksanakan shalat menjadi fondasi utama untuk membangun kedisiplinan dalam aktivitas lainnya. Jika seseorang mampu mengatur waktu untuk beribadah kepada Allah SWT dengan tepat, maka seharusnya ia juga mampu disiplin dalam bekerja, belajar, serta menepati janji dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa nilai-nilai kedisiplinan yang diajarkan Al-Qur’an merupakan kunci kemajuan suatu daerah. Masyarakat yang disiplin akan menciptakan lingkungan yang tertib dan produktif, mulai dari disiplin menjaga kebersihan, disiplin membayar pajak, disiplin berlalu lintas hingga disiplin dalam bekerja yang pada akhirnya akan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui momentum peringatan Nuzulul Qur’an ini, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an bukan hanya sebagai bacaan, tetapi sebagai pedoman hidup yang diamalkan dalam setiap aspek kehidupan. Ia berharap nilai-nilai kedisiplinan yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membawa keberkahan, kesuksesan di dunia serta kebahagiaan di akhirat.