SINJAI, - Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XLIV Tingkat Kabupaten Sinjai Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan Peringatan Peristiwa Agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 2026. Dipusatkan di Lapangan Bicor Dusun Manimpahoi, Desa Saontengnga, Kec. Sinjai Tengah, Senin siang (09/02/2026), Acara ini dihadiri langsung oleh Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan Bidang Pemerintahan, Idham Kadir yang bertindak mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.
Mengusung tema “Dengan Semangat Musabaqah Tilawatil Qur’an, Kita Jadikan Al-Qur’an Sebagai Tonggak Dalam Menyonsong Era Digitalisasi Menuju Indonesia Emas,” Momen penuh khidmat ini dibuka langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif serta turut dihadiri oleh Perwakilan Forkopimda, jajaran Pemerintah Kab. Sinjai, Instansi vertikal, organisasi keagamaan, serta para Ahli Ulama dan Tokoh Agama.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif dalam sambutannya menyampaikan bahwa MTQ bukan sekadar lomba atau festival suara yang merdu. Bupati menilai bahwasanya MTQ adalah simbol dari upaya kolektif umat untuk memuliakan, mendalami, dan mengamalkan Kalamullah. Musabaqah ini adalah media untuk membangkitkan ghirah mencintai Al-Qur’an, mulai dari tilawah, tahfizh hingga tafsir.
“Melalui momentum MTQ ke-XLIV ini, saya ingin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai untukterus mendukung dan memfasilitasi segala kegiatan yang mengarusutamakan pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an di tengah masyarakat, mendorong inovasi dakwah dan pendidikan Al-Qur’an dengan memanfaatkan platform digital, agar bisa menjangkau lebih luas, terutama generasi mudamenjadikan nilai - nilai Qur’ani seperti kejujuran, amanah, kerja keras, toleransi, dan keadilan sebagai ruh dalam pembangunan Sinjai di segala bidang,” Jelas Bupati.
Bupati menambahkan bahwa tema MTQ ini sangat visioner dan kontekstual dalam menghadapi laju pesat Era Digitalisasi yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan. Menurutnya, masyarakat perlu mempersiapkan diri menyambut Indonesia Emas 2045, cita -cita bangsa Indonesia yang berdaulat, maju, adil, dan makmur.
Acara yang mengikutsertakan para Kafilah dan peserta MTQ dari Sembilan Kecamatan yang didampingi oleh Camatnya masing-masing ditutup dengan Ceramah Keagamaan.