JAKARTA,- Kepala Badan Kesbangpol Sinjai, Akbar Juhamran, mewakili Bupati Hj. Ratnawati Arif dan Wakil Bupati A. Mahyanto Mazda dalam menerima Penghargaan Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Tahun 2025, sebuah prestasi nasional yang menegaskan keberhasilan Pemkab Sinjai menjaga harmoni sosial, ekonomi, budaya, dan keagamaan.
Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti komitmen kuat pemerintah daerah dalam menciptakan stabilitas dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Dr. Drs. Bahtiar, dalam seremoni resmi di Gedung F Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025). Hadir pula Kepala Bappeda Sinjai, Haerani Dahlan, bersama ratusan perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan tema “Merangkai Harmoni Sosial, Ekonomi, Budaya dan Keagamaan sebagai Pondasi Ketahanan Nasional,” acara ini memberikan apresiasi bagi daerah yang berhasil menjaga keseimbangan dalam kehidupan masyarakat yang majemuk.
Akbar Juhamran menjelaskan bahwa Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) adalah sistem pengukuran berbasis data yang menilai tingkat kerukunan masyarakat melalui tiga komponen utama: Persepsi, Partisipasi, dan Akseptabilitas (PPA). Ketiga komponen tersebut dianalisis dari empat dimensi penting, yaitu ekonomi, sosial, budaya, dan agama.
Ia menambahkan bahwa IHaI menjadi instrumen strategis bagi pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan inklusif, mencegah potensi konflik, serta mengevaluasi keberhasilan program pembangunan. Program ini telah berjalan sejak 2019 dengan pengukuran perdana pada 2022. Tahun 2025, cakupan penilaiannya diperluas hingga mencakup 353 kabupaten/kota di 24 provinsi, menjadikannya salah satu pemetaan harmoni terbesar secara nasional.