SINJAI,- Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif melalui Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM, H. Andi Mandasini menghadiri kegiatan penanaman mangrove yang berlangsung di Pantai Marannu, Kecamatan Sinjai Timur, Ahad (30/11/2025) pagi.
Kegiatan dengan tema "Pulihkan Ekosistem Melalui Penanaman Mangrove” ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan (Himapro MSPA) Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSI).
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Andi Mandasini, pemerintah daerah memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir.
“Pemerintah Kabupaten Sinjai sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar hari ini, khususnya oleh adik-adik mahasiswa UMSI Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan yang berinisiatif melakukan penanaman mangrove,” ujarnya.
Andi Mandasini menekankan bahwa kegiatan semacam ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi gerakan berkelanjutan dalam upaya menjaga kelestarian mangrove di wilayah Sinjai.
Ia mengingatkan bahwa Sinjai pernah menerima Penghargaan Kalpataru untuk kategori pelestarian lingkungan dari program mangrove, sehingga keberhasilan tersebut harus terus dijaga oleh generasi saat ini.
“Kegiatan ini tidak boleh berhenti sampai di sini. Ini harus menjadi rutinitas dan upaya berkelanjutan. Jangan sampai cerita tentang luasnya mangrove di Sinjai hanya tinggal kenangan jika tidak kita rawat dari sekarang. Kita yang muda ini, termasuk anak-anak pramuka harus menanamkan semangat bahwa menjaga lingkungan adalah kewajiban kita di Sinjai,” lanjutnya.
Menurut Andi Mandasini, keberadaan wisata mangrove di Tongke-Tongke yang telah menjadi ikon Sinjai menjadi bukti keberhasilan pelestarian yang perlu dipertahankan bersama.
“Mangrove Tongke-Tongke bukan hanya milik desa setempat, tetapi milik kita semua, milik Kabupaten Sinjai. Kita harus menjaganya bersama," tutupnya.
Selain mahasiswa, kegiatan ini juga melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, anggota pramuka dan masyarakat setempat untuk berpartisipasi dalam aksi penanaman.